menjadi mempelai Kristus
Shallom....
Amsal 31:10-31
Istri yang cakap sukar ditemukan; ia lebih berharga daripada intan berlian.
Suaminya tak akan kekurangan apa-apa, karena menaruh kepercayaan kepadanya.
Ia tak pernah berbuat jahat kepada suaminya; sepanjang umurnya ia berbuat baik kepadanya.
Ia rajin mengumpulkan rami dan bulu domba lalu sibuk bekerja menenunnya.
Dari jauh ia mendatangkan makanan, seperti yang dilakukan oleh kapal-kapal pedagang.
Pagi-pagi buta ia bangun untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya, dan untuk membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya.
Ia mencari sebidang tanah, lalu membelinya; ia mengusahakan sebuah kebun anggur dari pendapatannya.
Ia menyiapkan dirinya untuk bekerja sekuat tenaga.
kitab
Amsal 31 ini menggambarkan kita sebagai umat Kristiani untuk menjadi
mempelai Kristus yang cakap dan sempurna di hadapan mempelai pria yaitu
Kristus.
Biarlah memasuki tahun yang baru ini kita benar2 mempersiapkan diri untuk menjadi mempelai wanita idamanNya.
Bukan
hanya harus memiliki harapan yg baru, tetapi benar2 mengerti setiap
tahun pasti berlalu dimana kita bisa saja memiliki harapan yang selalu
baru, tetapi biarlah setiap tahun berganti kita semakin mengerti
hari-hari semakin dekat dengan kedatanganNya.
Apapun yang kita alami
termasuk keadaan yang tidak mengenakan sekalipun bukan berarti Tuhan
meninggalkan ataupun karena hukuman Tuhan. Untuk apa Kristus mati kalau
hanya untuk mengukum kembali manusia??? Siapakah kita manusia yang
berani menjudge sesama manusia mengatakan kita berdosa?? Kemiskinan
bukan dosa, didalam lembah bukan dosa, apakah Ayub berbuat dosa dia
mengalami malapetaka yang begitu dahsyat?.
bukankah Dia selalu ada utk mereka yang tertindas, miskin, terpenjara.
Mulailah
dengan awal tahun dengan tekad membawa kabar baik dan bukan
menakut-nakuti bahwa Dia Allah yang memberikan hukuman, Yesus datang
membawa damai dan pengampunan.
2020 adalah tahun dimana hujan awal dan hujan akhir di curahkan bersama-sama, dimana banyak jiwa2 sangat membutuhkan kabar baik.
Tuhan Yesus memberkati...
Komentar
Posting Komentar